JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Gubernur Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Farouk Muhammad, melihat adanya kecenderungan Presiden SBY akan memilih pengganti Hendarman Supandji sebagai jaksa agung berasal dari luar Kejaksaan Agung. Pasalnya, orang luar akan dinilai lebih membawa amanah dalam bertugas ketimbang dari internal.
"SBY cenderung dari nonkarier," ujarnya saat acara diskusi Polemik di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (18/9/2010).
Meski begitu, menurut Farouk, bukan berarti calon dari eksternal tersebut tanpa kelemahan. Ia mengatakan, apabila benar SBY memilih jaksa agung dari luar, dikhawatirkan justru akan tertarik oleh pusaran-pusaran yang berada di dalam korps Adhyaksa tersebut.
"Akan tarik-menarik, aspirasi di internal, kepentingan mempertahankan korps dan amanah lebih banyak kepentingan ke dalam, takutnya orang itu akan terbawa pusaran tersebut," jelasnya.
Calon jaksa agung dari lingkungan luar yang diprediksi akan dipilih SBY, lanjut Farouk, kemungkinannya antara dua calon Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto.
"SBY akan memilih dari luar, Busyro atau Bambang Widjojanto, itu salah satunya," tandasnya.






0 komentar:
Posting Komentar