Featured Posts

Cash-Out Refinance For many, their homes are just not dwellings that protect them against rain, sun, and wind. But they are piggy banks, which can be used to raise some urgent money, even if the home still lays collateral...

Read more

Palm’s latest model, new handheld in a long time. Palm’s latest model, the TX, is its most ambitious new handheld in a long time. This isn’t because it’s full of cutting-edge features. It certainly is not. However, very few mid-range models have...

Read more

An image in a post Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam...

Read more

Home Purchase Loan We all dream to own a home, at some point in our lives. In fact, this is a major driving force or one of the goals we have ahead while working day and night and saving a good share of the earnings every...

Read more

Sabtu, 18 September 2010

Diduga SBY Pilih Busyro atau Bambang W

Sabtu, 18 September 2010 | 12:29 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Gubernur Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Farouk Muhammad, melihat adanya kecenderungan Presiden SBY akan memilih pengganti Hendarman Supandji sebagai jaksa agung berasal dari luar Kejaksaan Agung. Pasalnya, orang luar akan dinilai lebih membawa amanah dalam bertugas ketimbang dari internal.

"SBY cenderung dari nonkarier," ujarnya saat acara diskusi Polemik di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (18/9/2010).

Meski begitu, menurut Farouk, bukan berarti calon dari eksternal tersebut tanpa kelemahan. Ia mengatakan, apabila benar SBY memilih jaksa agung dari luar, dikhawatirkan justru akan tertarik oleh pusaran-pusaran yang berada di dalam korps Adhyaksa tersebut.

"Akan tarik-menarik, aspirasi di internal, kepentingan mempertahankan korps dan amanah lebih banyak kepentingan ke dalam, takutnya orang itu akan terbawa pusaran tersebut," jelasnya.

Calon jaksa agung dari lingkungan luar yang diprediksi akan dipilih SBY, lanjut Farouk, kemungkinannya antara dua calon Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto.

"SBY akan memilih dari luar, Busyro atau Bambang Widjojanto, itu salah satunya," tandasnya.

0 komentar:

Posting Komentar